57555
post-template-default,single,single-post,postid-57555,single-format-standard,theme-pitchwp,select-core-1.6,woocommerce-no-js,pitch-theme-ver-3.5,ajax_fade,page_not_loaded,smooth_scroll,grid_1300,vertical_menu_with_scroll,woocommerce_installed,blog_installed,columns-4,type1,wpb-js-composer js-comp-ver-6.7.0,vc_responsive,elementor-default,elementor-kit-57562

Apa itu Celebrity Endorsement, Penjelasan, Definisi dan Tujuan

Marketing – Masih berselancar di dunia digital marketing, istilah celebrity endorsement mungkin sudah banyak berkecimpung di berbagai strategi pemasaran terutama yang melibatkan digital dan sosial media. Setelah menelusuri mengenai social media marketing dan berbagai jenisnya, tentunya kamu sudah tidak asing dengan betapa pentingnya sosial media dalam menjalani bisnis online ditambah lagi bisnis dengan model daring memang sedang digemari oleh masyarakat di era sekarang ini.


Endorsement sendiri adalah Teknik pemasaran yang disajikan sebagai rekomendasi oleh individu yang terkenal dan diketahui oleh masyarakat umum seperti artis dll.


Selebriti memiliki terpaan publisitas yang sering sehingga barang-barang atau layanan yang mereka gunakan secara tidak langsung akan ditiru oleh para followersnya. Tentunya brand juga harus selektif dalam memilih selebriti mana untuk merekomendasikan produknya kepada segmen masyarakat tertentu. Semakin terkenal seorang selebriti dan semakin besar dampak yang disebabkan, semakin mahal pula biaya endorsement yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk produk maupun jasa mereka.

 

Menurut ahli yakni Schiffman dan Kanuk (2010), celebrity endorsement merupakan selebriti yang mempersilahkan nama dan fotonya untuk dipampang atas pemasaran suatu produk maupun jasa. Selebriti yang dipilih kemudian digunakan oleh bisnis sebagai ikon iklan yang dipadukan dengan produk mereka. Para selebriti diharapkan untuk menjadi kekuatan daya tarik terhadap produk / jasa tersebut. Kekuatan tersebut diharapkan dapat menimbulkan minat beli kepada konsumen terhadap keputusan pembelian. Identifikasi tersebut didasarkan pada kekaguman (terhadap seorang atlet), aspirasi (seorang selebriti atau terhadap suatu gaya hidup), empati (terhadap seseorang atau situasi), atau pada pengakuan (terhadap seseorang –sejati atau meniru-niru– atau terhadap suatu situasi).

Calvina Izumi About the author
No Comments

Post a Comment